Minggu, 18 April 2010

Cagar Alam lebah Anai

Selayang Pandang
Cagar Alam Lembah Anai merupakan salah satu kawasan hutan lindung yang
terdapat di Sumatra Barat. Kawasan ini memiliki hamparan hutan hujan
tropik yang lebat dengan aneka ragam jenis flora dan fauna. Hutan yang
terletak di jalan raya menghubungkan Kota Padang?Bukittinggi ini,
ditetapkan sebagai kawasan konservasi cagar alam semenjak pemerintahan
Kolonial Belanda. Hal ini dapat diketahui melalui surat keputusan No. 25
Stbl No. 756 yang dikeluarkan pada tanggal 18 Desember 1922 oleh
pemerintah Hindia Belanda. Saat itu, kawasan yang ditetapkan sebagai
cagar alam mencakup areal seluas 221 ha dan masih dipertahankan hingga
sekarang. Walaupun penetapan hutan Lembah Anai menjadi kawasan cagar
alam sudah cukup lama, tetapi keberadaannya bisa dibilang kurang
dikenal. Hal ini disebabkan, kurangnya sosialisasi dan promosi yang
dilakukan oleh pemerintah daerah Kabupaten Tanah Datar. Di samping itu,
daya tari obyek wisata Air Terjun Lembah Anai lebih banyak dikenal dari
pada Cagar Alam Lembah Anai.
Hutan Lembah Anai berfungsi untuk menjaga kelestarian dan keseimbangan
ekosistem alam agar tidak rusak dan tercemar. Lebatnya Hutan Lembah Anai
berguna sebagai penjaga kestabilan iklim mikro, memasok produksi
oksigen, dan menyerap CO2. Oleh sebab itu, keberadaan kawasan Cagar Alam
Lembah Anai bisa menjadi paru-paru alam untuk sirkulasi udara di
Provinsi Sumatra Barat.

Keistimewaan
Banyak keistimewaan yang terdapat di dalam Cagar Alam Lembah Anai, mulai
dari keindahan alam hingga kekayaan flora dan fauna langka. Keindahan
alam yang dapat disaksikan, yaitu tiga air terjun dan satu telaga yang
airnya berwarna kebiru-biruan. Ketiga air terjun tersebut terletak di
bagian barat Cagar Alam Lembah Anai. Salah satu di antaranya terletak di
pinggir jalan yang sering dikenal dengan Air Terjun Lembah Anai
<../id/object.php?a=Z2cvSlZUL1M%3D=&nav=geo>. Sementara dua air terjun
lainnya tertutup oleh lebatnya hutan, sehingga belum banyak dikenal oleh
masyarakat luas. Bagi para wisatawan yang ingin menyaksikan dua air
terjun tersebut dapat menempuh perjalanan sekitar 15 menit dari lokasi
Air Terjun Lembah Anai. Para pelancong yang penasaran dengan keindahan
panorama telaga juga dapat menyaksikannya dengan menempuh perjalanan
sekitar 15 menit dari tepi jalan raya.

Di dalam rindangnya hutan terdapat beberapa tanaman langka yang
sekaligus menjadi daya tarik dari Cagar Alam Lembah Anai, salah satunya
adalah bunga bangkai/ (//a//morphyphalus titanum)//. /Bunga bangkai ini
tumbuh subur di tengah hutan. Selain bunga bangkai ada juga beberapa
tumbuhan kayu yang menjadi daya tarik kawasan cagar alam ini, di
antaranya cangar, sapek, madang siapi-api (/l//itsea adinantera/),
/c//ubadak//cempedak air (/a//rtocarpus sp/), madang babulu
(/g//ironniera nervosa/), dan lain-lain.
Ada pula hewan langka yang hampir punah, di antaranya harimau sumatra
(/p//hantera tigris sumatrensis/), rusa (c/ervius timorensis/), siamang
(/h//ylobates syndactylus/), kera ekor panjang (/m//acaca fascicu-
laris/), beruk (/m//acaca nemestrena/), trenggiling (/m//anis java-
nica/), kancil (/t//ragulus sp/), tapir, dan biawak. Hewan yang sering
dijumpai oleh wisatawan ketika melewati kawasan ini, adalah kera ekor
panjang, siamang, dan beruk. Ketiga hewan ini selalu bergerak untuk
mencari buah-buahan yang terdapat di kawasan hutan hingga ke pinggir
jalan raya. Sementara itu, untuk melihat hewan yang lain diperlukan
tenaga pendamping yang mengantar pengunjung langsung ke tempat hewan
tersebut biasa bermain dan mencari makan.
Selain hewan-hewan tersebut, Cagar Alam Lembah Anai juga dihuni oleh
aneka burung, seperti elang (/a//ccipitriade sp/), burung balam
(/b//olumbidae/), burung punai, dan burung puyuh. Burung elang biasanya
hidup di atas pohon tinggi. Apabila beruntung, wisatawan dapat
melihatnya ketika burung tersebut terbang mengelilingi hutan untuk
mencari mangsa.
Kawasan Hutan Cagar Alam Lembah Anai ini merupakan rumah bagi berbagai
macam kupu-kupu /(//t//roides //n//eo //m//iranda)/./ /Hasil penelitian
beberapa mahasiswa Universitas Andalas (UNAND) Padang meneyebutkan, di
sekitar Cagar Alam Lembah Anai terdapat sekitar 60 jenis populasi
kupu-kupu. Aneka kupu-kupu tersebut selalu menghiasi hutan di kala pagi
menjelang siang dengan warna-warni yang menawan.

Lokasi
Cagar Alam Lembah Anai terletak di Kecamatan X (Sepuluh) Koto, Kabupaten
Tanah Datar, Provinsi Sumatra Barat, Indonesia.

Akses
Untuk mencapai lokasi ini perjalanan dapat ditempuh dengan menggunakan
angkutan umum (bus), mobil sewaan, atau mobil pribadi. Jika menggunakan
angkutan umum, perjalanan dimulai dari Bandar Udara Ketaping Padang
menuju Kawasan Cagar Alam Lembah Anai dengan waktu tempuh sekitar 1,5
 jam dengan ongkos  sekitar Rp 20.000?25.000 per orang (November 2008).

Harga Tiket
Untuk masuk lokasi tidak dipungut biaya.

Akomodasi dan Fasilitas Lainnya
Di dalam kawasan cagar alam terdapat beberapa tenda posko yang digunakan
oleh tenaga konservasi Cagar Alam Lembah Anai. Bagi wisatawan yang lelah
menjelajah kawasan cagar alam dapat beristirahat di posko tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Template by : kendhin x-template.blogspot.com